Jika Anda bertanya-tanya apa yang bisa dilihat di Istanbul dalam 4 hari,
Anda sebenarnya berada di posisi yang sangat baik. Empat hari cukup lama untuk
melihat tempat-tempat yang Anda datangi ke Istanbul, tetapi cukup singkat sehingga setiap hari
tetap terasa seru.
Triknya adalah jangan mencoba melihat semuanya. Istanbul memang terlalu besar
untuk itu. Sebagai gantinya, habiskan setiap hari di satu bagian kota. Anda akan berjalan
lebih sedikit, kehilangan lebih sedikit waktu di kemacetan, dan benar-benar punya waktu untuk duduk
untuk menikmati kopi Turki saat Anda menginginkannya.
Berikut adalah rencana perjalanan Istanbul selama 4 hari yang nyaman untuk
pengunjung pertama kali4-day Istanbul itinerary for first-time visitors.
4 Hari di Istanbul Sekilas
Hari 1
Sultanahmet, Hagia Sophia, Basilika Sistern & Istana Topkapi
Hari ke-2
Istana Dolmabahce, Ortakoy & Pesiar Bosphorus
Hari ke-3
Galata, Avenida Istiklal, Taksim & Cihangir
Hari ke-4
Balat, Fener, Chora, Eyup & Golden Horn
HARI 1
Mulailah dengan Istanbul yang Ingin Anda Lihat
Pagi pertama Anda dihabiskan di Sultanahmet.
Mulailah dari Hagia Sophia dan Masjid Biru. Letaknya
hampir berseberangan, jadi tidak ada alasan untuk terburu-buru
di antara keduanya.
Luangkan juga waktu untuk berjalan-jalan di sekitar Alun-Alun Sultanahmet.
Lalu pergilah ke Basilica Cistern. Beralih dari
jalan-jalan yang ramai di atas ke tempat penampungan bawah tanah yang
tenang dan beratmosfer adalah salah satu
kontras Istanbul yang akan Anda ingat setelah perjalanan.
Habiskan paruh kedua hari ini di Istana Topkapi.
Jangan diperas menjadi satu jam. Istana ini luas, dan halaman-halamannya,
koleksi-koleksinya serta pemandangan Bosphorus layak diberi waktu.
Jika Anda masih punya tenaga, akhiri dengan berjalan santai pelan
melalui Taman Gulhane.
HARI 2
Istana, Ortakoy, dan Bosphorus
Hari kedua terasa sangat berbeda.
Mulailah dari Istana Dolmabahce di tepi Bosphorus. Topkapi
terasa seperti dunia Ottoman lama; Dolmabahce terasa jauh lebih Eropa
dan megah. Melihat keduanya memberi Anda gambaran yang lebih baik tentang bagaimana Istanbul
berubah selama berabad-abad.
Setelah istana, lanjutkan menuju Ortakoy. Tidak ada
rencana yang rumit di sini. Berjalanlah di sekitar tepi air, lihat Masjid Ortakoy,
makan sesuatu dan nikmati Bosphorus.
Di kemudian hari, ikutlah cruise Bosphorus. Ini adalah salah satu kegiatan yang tidak akan kami lewatkan dalam perjalanan empat hari. Istanbul terlihat berbeda dari atas air, dan setelah dua hari sibuk berwisata, duduk di atas kapal untuk sementara terasa sangat menyenangkan.
Habiskan malam Anda di sekitar Karakoy.
HARI 3
Galata, Istiklal, dan Sisi Modern Istanbul
Mulailah dari sekitar Menara Galata sebelum menanjak menuju
Avenue Istiklal.
Anda bisa berjalan langsung ke Taksim, tetapi itu akan menghilangkan inti ceritanya. Luangkan waktu di sekitar Galata, berhenti untuk minum kopi, lihat jalan-jalan kecil
lalu lanjutkan menuju Avenue Istiklal.
Sepanjang perjalanan, Anda bisa melihat tempat-tempat seperti
Gereja St. Anthony of Padua dan beberapa lorong bersejarah
dari Beyoglu.
Pada akhirnya Anda akan mencapai Lapangan Taksim. Jika Anda menginginkan tempat yang lebih tenang setelahnya, berjalanlah menuju Cihangir.
Ini adalah area yang bagus untuk melambat setelah menghabiskan sebagian besar hari di
jalan-jalan tersibuk di Istanbul.
HARI KE-4
Balat, Fener, dan Tanduk Emas
Pada hari keempat, Anda sudah melihat sebagian besar tempat terkenal di
kartu pos Istanbul. Jadi ini adalah waktu yang tepat untuk pergi ke
tempat dengan suasana yang berbeda.
Habiskan pagi Anda dengan berjalan melalui Balat dan Fener.
Rumah-rumah berwarna-warni paling menarik perhatian secara online, tetapi gereja-gereja tua,
jalanan yang menanjak, dan suasana lingkungan sekitar adalah yang membuat bagian ini dari
Istanbul menjadi menarik.
Dari sini, lanjutkan menuju kawasan Chora lalu
Sultan Eyup.
Jika cuaca cerah, akhiri sore terakhir Anda sekitar
Bukit Pierre Loti sambil menatap Golden Horn.
Ini cara yang jauh lebih tenang untuk mengakhiri empat hari di Istanbul dibanding mencoba
menyelipkan lima atraksi lagi ke jam-jam terakhir Anda.
Apakah 4 Hari Cukup di Istanbul?
Ya. Bahkan, untuk kunjungan pertama,
empat hari kemungkinan besar adalah waktu terbaik untuk menghabiskan waktu di Istanbul.
Anda bisa melihat Hagia Sophia, Istana Topkapi, Basilika Cistern, dan beberapa
klasik lainnya dalam dua atau tiga hari, tetapi Anda kemungkinan besar akan menghabiskan banyak
waktu itu mengecek jam dan berpindah dari satu atraksi ke atraksi lain.
Empat hari memberi Anda sesuatu yang lebih berharga: waktu bernapas.
Anda bisa berhenti untuk kopi. Anda bisa duduk di tepi Bosphorus karena
pemandangannya indah. Anda bisa tinggal lebih lama di tempat yang ternyata Anda sukai
tanpa khawatir bahwa seluruh rencana perjalanan Anda akan berantakan.
Tentu saja, lima atau enam hari memberi Anda waktu yang lebih banyak untuk museum, sisi Asia, berbelanja, atau sekadar beristirahat di antara hari-hari yang sibuk. Namun jika Anda ingin mendapatkan keseimbangan terbaik antara melihat Istanbul dan benar-benar menikmati Istanbul, empat hari adalah titik yang paling pas.
Itulah sebabnya kami akan memilih empat hari untuk perjalanan pertama.